Indonesia hingga saat ini masih berada pada kondisi yang relatif aman dari ancaman depopulasi, sebagaimana ditunjukkan oleh proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) yang memperkirakan jumlah penduduk akan terus meningkat hingga mencapai sekitar 333 juta jiwa pada tahun 2050. Namun demikian, dalam perspektif statistik kependudukan, dinamika tersebut tidak dapat semata-mata dipahami sebagai indikator pertumbuhan, melainkan perlu dibaca sebagai bagian dari transformasi struktur demografi yang lebih kompleks.
Berita
Dinamika kependudukan global yang saat ini ditandai dengan fenomena penuaan penduduk dan penurunan angka kelahiran menjadi perhatian serius di berbagai negara. Menyikapi hal tersebut, mahasiswa Program Studi Magister Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada, Wirda Avie Nurizza, menyampaikan refleksi kritisnya melalui sebuah opini yang menyoroti pentingnya penguatan paradigma pembangunan berbasis manusia (people-centered development) dalam menghadapi tantangan transisi demografi di Indonesia.
Program Studi Magister dan Doktor Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), menyelenggarakan kegiatan Workshop Refreshment Outcome-Based Approach (OBA) sebagai upaya strategis dalam memperkuat kualitas pembelajaran dan pengelolaan kurikulum berbasis luaran (outcome-based education). Kegiatan ini berlangsung pada 5 Februari 2026 bertempat di Raung E503 Gedung E KLMB Fakultas Geografi UGM dengan menghadirkan dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika yang terlibat dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran di lingkungan Program Studi Kependudukan.

Pacitan (10/25) – Penelitian dari KKL Magister Kependudukan di Desa Kayen, Kabupaten Pacitan, menunjukkan bahwa balita yang tinggal dalam rumah tangga multi-keluarga memiliki risiko sembilan kali lebih tinggi mengalami malnutrisi dibandingkan balita yang hidup dalam keluarga inti.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa sesuai dengan Teori Resource Dilution semakin banyak anggota keluarga yang tinggal serumah, semakin besar tekanan terhadap pembagian makanan, waktu pengasuhan, dan perhatian. Dalam struktur keluarga besar, kebutuhan gizi balita kerap kalah oleh kepentingan kolektif rumah tangga, sehingga praktik pemberian makan yang kurang sesuai standar kesehatan masih banyak terjadi.

Mahasiswa Program Studi Magister dan Doktor Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada turut berpartisipasi dalam The 13th International Graduate Students and Scholars’ Conference in Indonesia (IGSSCI) yang diselenggarakan pada 4–5 November 2025 di Yogyakarta. Kegiatan akademik tahunan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan mahasiswa pascasarjana, peneliti, dan akademisi dari berbagai institusi nasional maupun internasional untuk mendiskusikan hasil riset mutakhir di bidang kependudukan, pembangunan, serta dinamika sosial global. Partisipasi UGM dalam konferensi ini tidak hanya memperlihatkan komitmen berkelanjutan terhadap penguatan kapasitas akademik, tetapi juga menunjukkan kontribusi nyata universitas dalam memperluas cakrawala ilmu pengetahuan pada berbagai ranah kajian yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Foto: Sosialisasi hasil penelitian di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dan Perempuan di Gunung Kidul
Dalam rangka mendukung flagship ketangguhan sosial budaya masyarakat dan berkaitan dengan tujuan SDGs kesetaraan gender, memastikan kehidupan yang sehat, dan pendidikan berkualitas. Magister Kependudukan UGM telah melaksanakan analisis pencapaian pembangunan gender menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia dan analisis pencapaian pembangunan keluarga menggunakan data Pendataan Keluarga oleh BKKBN, Data Potensi Desa. Kegiatan ini berlangsung selama 6 bulan yaitu bulan April hingga November 2025 yang didukung dengan adanya sosialisasi hasil penelitian di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dan Perempuan di Gunung Kidul apda 31 Juli 2025.
Yogyakarta, 22 Agustus 2025 – Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM) kembali memeriahkan Dies Natalis ke-42 yang dilaksanakan di Halaman Parkir Sayap Barat Gedung SPs. Kegiatan diikuti oleh seluruh civitas akademika mulai dari mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
[sangar-slider id=”878″]
Acara dibuka dengan senam SKJ. Seluruh peserta mengikuti senam dengan penuh semangat. Selanjutnya, Dekan SPs memberikan sambutan sekaligus membuka serangkaian acara dies dengan menabuh gong. Selain itu, Dekan SPs juga menyampaikan mengenai launching Jurnal Inovasi Lintas Disiplin Sekolah Pascasarjana UGM. Hal ini menjadi salah satu prestasi yang membanggakan bagi SPs.
Dosen Magister Kependudukan Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Dr. Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si. dan Dr. Umi Listyaningsih, M.Si. melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Edukasi Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Kebun Keluarga KRS (Keluarga Berisiko Stunting)”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (16/8) di Padukuhan Sendowo, Kalurahan Kedungkeris, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunungkidul.
[sangar-slider id=”866″]
Kegiatan ini diikuti oleh 21 peserta perwakilan dari tujuh kalurahan se-Kapanewon Nglipar, serta didukung oleh dua Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) dan Carik Kalurahan Kedungkeris yang hadir mewakili lurah setempat. Pemaparan oleh narasumber yaitu Dr. Sri Rahayu Budiani, S.Si., M.Si. dan Dr. Umi Listyaningsih, M.Si. berisi tentang edukasi mengenai pemanfaatan lahan pekarangan.
Program Studi Magister Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada secara nyata kembali melangsungkan kegiatan promosi untuk menjangkau lebih banyak mitra berkualitas dengan fokus utama tentunya untuk mewujudkan kerja sama yang berdaya saing dengan pilar tridharma perguruan tinggi. Promosi berlangsung pada tanggal 10-11 Juni 2025 dengan tujuan instansi pemerintah di Riau.
[sangar-slider id=”851″]
4 instansi yang menjadi tujuan promosi diantaranya Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Riau, Badan Pusat Statistik Provinsi Riau, dan Disdukcapil Provinsi Riau.
Yogyakarta, 20 Mei 2025 – Program Studi Doktor Kependudukan menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) bagi mahasiswa untuk memantau progres studi serta kendala yang dihadapi mahasiswa dalam menyelesaikan studi doktoralnya. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 14 hingga 20 Mei 2025 ini menyoroti berbagai tantangan seperti publikasi ilmiah,
pengumpulan data, pengolahan data, serta manajemen waktu mahasiswa, khususnya yang juga bekerja secara profesional.
[sangar-slider id=”840″]