
Pacitan (10/25) – Penelitian dari KKL Magister Kependudukan di Desa Kayen, Kabupaten Pacitan, menunjukkan bahwa balita yang tinggal dalam rumah tangga multi-keluarga memiliki risiko sembilan kali lebih tinggi mengalami malnutrisi dibandingkan balita yang hidup dalam keluarga inti.
Penelitian tersebut mengungkap bahwa sesuai dengan Teori Resource Dilution semakin banyak anggota keluarga yang tinggal serumah, semakin besar tekanan terhadap pembagian makanan, waktu pengasuhan, dan perhatian. Dalam struktur keluarga besar, kebutuhan gizi balita kerap kalah oleh kepentingan kolektif rumah tangga, sehingga praktik pemberian makan yang kurang sesuai standar kesehatan masih banyak terjadi.

Foto: Sosialisasi hasil penelitian di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dan Perempuan di Gunung Kidul
Yogyakarta, [17 April 2025] – Dua mahasiswa Program Doktor Kependudukan, Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Lina Agustina Pujiwati dan Zainal Fatoni, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih peringkat ketiga dalam Call for Equitas Working Paper yang diselenggarakan oleh Equitas Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UGM. Kompetisi regular pada edisi kali ini mengangkat tema “Strategies for Poverty Alleviation to Achieve Sustainable Development”, yang bertujuan mencari solusi inovatif untuk mengatasi kemiskinan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.