Program Studi Magister dan Doktor Kependudukan Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (SPs UGM), menyelenggarakan kegiatan Workshop Refreshment Outcome-Based Approach (OBA) sebagai upaya strategis dalam memperkuat kualitas pembelajaran dan pengelolaan kurikulum berbasis luaran (outcome-based education). Kegiatan ini berlangsung pada 5 Februari 2026 bertempat di Raung E503 Gedung E KLMB Fakultas Geografi UGM dengan menghadirkan dosen, tenaga kependidikan, serta sivitas akademika yang terlibat dalam pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran di lingkungan Program Studi Kependudukan.

Workshop ini diselenggarakan sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memastikan bahwa proses pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pencapaian kompetensi lulusan yang relevan dengan tantangan pembangunan kependudukan di tingkat nasional maupun global.
Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Magister Kependudukan dan Program Studi Doktor Kependudukan Universitas Gadjah Mada, menegaskan bahwa pendekatan Outcome-Based Approach (OBA) merupakan pondasi penting dalam sistem pendidikan modern, khususnya dalam memastikan keselarasan antara tujuan pembelajaran, proses pengajaran, serta capaian kompetensi lulusan.

Kegiatan workshop ini dirancang sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas akademik bagi para dosen dalam memahami kembali prinsip-prinsip utama penerapan OBA. Diskusi yang berlangsung menyoroti berbagai aspek penting dalam implementasi kurikulum berbasis luaran, mulai dari perumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga metode evaluasi pembelajaran yang selaras dengan standar pendidikan tinggi.
Selain itu, workshop ini juga membahas pentingnya integrasi antara proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia profesional serta dinamika isu kependudukan yang terus berkembang. Dalam konteks studi kependudukan, penguatan pendekatan berbasis luaran menjadi semakin krusial mengingat kompleksitas persoalan demografi yang mencakup berbagai dimensi, seperti dinamika fertilitas, mobilitas penduduk, perubahan struktur umur, hingga implikasi sosial-ekonomi dari transisi demografi.

Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi akademik di lingkungan Program Studi Magister Kependudukan dan Program Studi Doktor Kependudukan UGM. Dengan adanya penyegaran pemahaman terhadap konsep OBA, diharapkan seluruh komponen program studi dapat memiliki persepsi yang selaras dalam merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang berkualitas.